Proyek Perubahan Diklat PIM IV 2015

Kepimpinan menjadi hal yang menarik sejak dahulu untuk dikaji. Model-model kepemimpinan silih berganti sesuai jaman yang hadapi, Sehingga sebuah model yang berhasil pada kondisi tertentu belum tentu dapat digunakan dan dterapkan pada kondisi yang lain. Untuk itu seorang yang diamanahkan untuk menjadi seorang pemimpin haruslah terus balajar untuk meningkatkan kapasitasnya dalam mengembang amanah yang dipercayakan kepadanya. 
Sebagai abdi negara, tentunya mau tidak mau, suka tidak suka, suatu saat harus mengalami penjenjangan karir dari seorang staf menjadi seorang pemimpin yang dimulai dari kepala seksi hingga seterusnya. Dengan adanya promosi tersebut, seharusnya seorang staf yang dipromosikan menaiki jenjang menjadi kepala seksi dengan pangkat jjabatan Eselon IV memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang jabatan yang diembannya. Namun pola yang ada sekarang adalah dudik. Artinya seseorang menduduki dulu jabatan tersebut baru kemudian diadakan pendidikan. Yang biasanya untuk tingkat eselon IV disebut Diklat PIM IV atau pendidikan dan latihan kepemimpinan tingkat IV. 
Diklat PIM yang dilaksanakan untuk sekarang ini menggunakan pola baru. Merupakan upaya inovatif dalam rngka membentuk sosok pemimpin strategis-taktikal-operasional yang mampu membangun kompetensi menjabarkan dan memimpin pelaksanaan visi dan misi instansi ke dalam program (Diklat PIM III) dan membentuk sosok kepemimpinan operaasional yang mampu menyusun rencana dan memimpin pelaksaan kegiatan (Diklat PIM IV) (Rohman, 2015). Hal yang diharapkan adalah lahirnya pemimpin-pemimpin yang dapat menghadapi derasnya perubahan yang terjadi saat ini. Sehingga setiap peserta dalam diklat ini diwajibkan untuk membuat proyek perubahan sesuai dengan tupoksi dan wewenang yang melekat pada dirinya. 
Apa yang dimaksud dengan proyek perubahan ? Proyek perubahan adalah upaya peserta diklat untuk menerapkan konpetensi yang didapatkan selama diklat untuk meningkatkan kinerja organisasinya. Dapat digunakan sebagai model uji coba untuk meningkatkan kinerja organisasinya karena didalam proyek perubahan terdapat kegiatan merancang kegiatan, mengimplementasikan hingga membuat laporan kegiatan.
Sebagai seorang peserta Diklat PIM IV, saya harus menyiapkan sebuah proyek perubahan. Memetakan dan menginventaris semua persoalan yang ada diorganisasi, merancang kegiatan sebagai solusi, menerapkan dan kemudian membuat laporan. Namun yang pasti, akan menerapkan IT dalam meningkatkan kinerja organisasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Blog ini bersifat Dofollow, Mohon saran dan kritik untuk artikel ini