Menu

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Sembuhkan Sakit Kepala dan Lelah Lewat Hidung

Hidung adalah indera penciuman yang kita gunakan untuk mengenali lingkungan sekitar atau sesuatu dari aroma yang dihasilkan. Kita mampu dengan mudah mengenali makanan yang sudah busuk atau yang masih segar hanya dengan mencium aroma makanan tersebut. Di dalam hidung kita juga terdapat banyak sel kemoreseptor untuk mengenali bau.

Seperti pada umumnya, kita memiliki 2 (dua) buah lubang hidung di sebelah kiri dan kanan. Lantas, apakah fungsinya sama yaitu untuk menghirup dan membuang nafas? Sebenarnya fungsi dua lubang hidung kita itu tidak sama dan dapat dirasakan bedanya. Lubang hidung sebelah kanan mewakili matahari (mengeluarkan panas) dan yang sebelah kiri mewakili bulan (mengeluarkan dingin).
Sebagai contoh, waktu kita sakit kepala, cobalah menutup lubang hidung sebelah kanan dan bernafaslah melalui hidung sebelah kiri dan lakukan kira-kira 5 menit, sakit kepala akan sembuh. Jika merasa lelah, lakukan bolak-balik. Tutup lubang hidung sebelah kiri dan bernafaslah melalui lubang hidung yang sebelah kanan. Tak lama kemudian, Anda akan merasa segar kembali. Hal ini disebabkan lubang hidung sebelah kanan mengeluarkan panas, sehingga gampang sekali panas, sedangkan lubang hidung sebelah kiri mengeluarkan dingin.
Fakta yang lain juga menunjukkan kalau perempuan bernafas lebih banyak dengan hidung sebelah kiri, sehingga hatinya gampang sekali dingin. Sedangkan laki-laki bernafas lebih banyak dengan hidung sebelah kanan, sehingga mudah marah.
Apakah Anda juga memperhatikan pada saat bangun tidur, lubang hidung sebelah mana yang bernafas lebih cepat? Jika lubang hidung sebelah kiri bernafas lebih cepat, maka Anda akan merasa sangat lelah. Tutuplah lubang hidung sebelah kiri dan gunakan lubang hidung sebelah kanan untuk bernafas, Anda akan merasa segar kembali dengan cepat. Cara tersebut boleh diajarkan kepada anak-anak, tetapi efeknya akan lebih baik diterapkan kepada orang dewasa.
Sumber : www.gudangnews.com
Baca Selengkapnya -

5 Makanan Yang Membahayakan Kesehatan Tulang

Tulang merupakan bentuk dan kerangka dasar dari tubuh Anda sehingga kesehatan tulang pun harus diperhatikan secara khusus karena tulang juga menopang berat badan, air, lemak, organ tubuh dan otot-otot kita. Salah satunya adalah dengan menghindari 5 makanan dan minuman yang bisa mengancam dan membahayakan kesehatan tulang, yaitu:
1. Garam
Konsumsi garam atau kadar natrium secara berlebih bisa menyebabkan hilangnya kandungan kalsium dalam tulang sehingga akan melemahkan tulang bahkan menyebabkan keropos tulang. Para ahli mengatakan kita akan kehilangan 40 mg kalsium dalam urine setiap konsumsi 2.300 mg natrium. Selain garam meja, garam juga kerap ditemukan pada hampir semua makanan olahan seperti sereal sarapan dan makanan cepat saji.

Mengonsumsi makanan yang mengandung kaya akan kalium bisa membantu mengurangi hilangnya kalsium di dalam tulang dan membantu keseimbangan kadar natrium dalam darah tubuh. Makanan kaya kalium seperti ubi jalar, pisang, tomat dan bayam.
2. Alkohol
Pengaruh konsumsi alkohol terhadap kesehatan tulang dapat meningkatkan risiko besar osteoporosis. Hal dikarenakan konsumsi alkohol bisa mengganggu pankreas dan penyerapan kalsium serta vitamin D yang bermanfaat untuk tulang. Selain itu alkohol juga mempengaruhi fungsi osteoblast (sel-sel pembentuk tulang) dan mengurangi estrogen yang membuat renovasi tulang melambat.

3. Minuman bersoda (soft drink)
Sebagian besar minuman soda yang kita konsumsi mengandung asam fosfat yang bisa meningkatkan laju ekskresi kalsium melalui urine. Selain itu minuman soda lebih dominan disukai jika bandingkan dengan minuman lain yang lebih sehat sehingga mengurangi asupan kalisum secara keseluruhan.

4. Minyak terhidrogenasi
vitamin K akan hancur saat minyak nabati cair dikonversikan ke dalam bentuk padat melalui proses hidrogenasi (menjenuhkan). Padahal vitamin K dibutuhkan untuk tulang kuat dan penyerapan kalsium. Saran kami cobalah menggantinya dengan minyak canola dan minyak zaitun.

5. Kafein
Kafein yang hanya kita tahu terdapat didalam kopi, tapi sebenarnya juga ada dalam minuman energi. Terlalu banyak mengonsumsi kafein bisa membahayakan kesehatan tulang. Untuk mengatasinya cobalah membatasi asupan kopi, pilihlah minuman teh karena senyawa dalam tanamannya ada kemungkinan bisa melindungi tulang serta menambahkan susu pada kopi untuk mengurangi efek melemahnya tulang.

Sumber : www.tdwclub.com
Baca Selengkapnya -

Gula Bisa Jadi Racun Jika Melebihi 8 Sendok Sehari


Apapun jenis gulanya, jika dikonsumsi berlebihan maka bisa memicu berbagai masalah seperti diabetes dan kegemukan. Pakar kesehatan bahkan mengatakan, gula sudah bisa disebut racun jika dikonsumsi lebih dari 8 sendok teh dalam sehari.

Di Amerika Serikat, banyak produsen makanan menggunakan High Fructose Corn Syrup (HFCS) atau gula jagung yang lebih berbahaya dari gula pasir atau gula tebu. Berbeda dengan gula pasir yang merupakan sukrosa, gula tebu adalah fruktosa yang strukturnya lebih sederhana.Makin sederhana struktur gulanya, makin mudah diserap oleh tubuh sehingga lebih cepat menaikkan kadar gula dalam darah. Bagi pengidap diabetes yang sulit mengolah gula, kondisi ini sangat berbahaya karena bisa memicu berbagai komplikasi termasuk gangguan jantung.Meski lebih aman dibandingkan gula jagung, gula pasir atau gula tebu tetap tidak lebih aman. Ahli endokrinologi dari University of California, Dr Robert Lustig mengatakan dalam bentuk apapun gula tetap berbahaya jika dikonsumsi berlebihan."Gula dalam bentuk fruktosa maupun sukrosa sama-sama tidak baik dan berbahaya untuk kesehatan. Keduanya adalah racun bagi tubuh," ungkap Dr Lustig seperti dikutip dari Foxnews, Selasa (3/4/2011).Meski begitu, konsumsi gula orang Amerika Serikat justru makin meningkat dalam 30 tahun terakhir. Akibatnya, bukan hanya jumlah penderita obesitas saja yang meningkat tetapi juga pengidap diabetes terutama tipe 2 yang dipicu oleh pola makan yang tidak sehat.Terlebih, sebagian di antaranya tidak menyadari jenis gula yang dikonsumsinya. Berbagai jenis makanan olahan di negara tersebut masih menggunakan gula jagung, sementara konsumen jarang memperhatikan label yang tercantum dalam kemasan saat membelinya.Dr Lustig mengatakan, konsumsi gula dalam bentuk apapun tidak boleh melebihi 8 sendok teh dalam sehari. Berbagai jenis penyakit kronis banyak ditemukan di Amerika Serikat karena orang-orang di negara itu rata-rata mengonsumsi gula 4 kali lebih banyak dari yang dianjurkan.(up/ir) 

AN Uyung Pramudiarja - us.detik.Health.com
Baca Selengkapnya -