Menu

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

4G Wimax Masuk Makassar

Ada berita yang saya dapat dari Fajar.co.id tentang teknologi 4G Wimax sudah mulai bisa dinikamti di Makassar. Apakah sesuai dengan harapan atau tidak, mari kita tunggu hasilnya.
Teknologi generasi keempat (4G) Wimax mulai bulan ini sudah bisa dinikmati warga Metro Makassar. Broadband Wireless Access (BWA) ini untuk menjawab kebutuhan akses internet berkecepatan tinggi, seperti multiplayer gaming, video streaming, teleconference, instant messaging, file sharing, dan layanan IP base lainnya.

Direktur Operasional Data Indo Palapa, H A M Arwadi mengatakan, jaringan internet berjalan di frekwensi 3,3 GHz yang menjamin kecepatan akses internet. Data hasil uji coba yang kami peroleh kecepatannya mencapai 70 megabit perdetik atau 35 kali lebih cepat dari saluran Wifi atau ADSL. Serta ketersediaan bandwidth lebih besar, yang akan memenuhi kebutuhan seluruh wilayah Sulawesi. "Kualitas jaringan kami jamin lebih andal dan lebih cepat," terang Arwadi, kemarin yang berkantor di Lantai 9 Graha Pena Makassar.

Menurut Arwadi, teknologi Wimax bisa mengcover area sekitar 50 km dimana ratusan pengguna akan dishare sinyal dan kanal untuk transmisi data sampai 155 Mbps. Pemanfaatan Wimax ini sama dengan pemanfaatan Wifi. "Wimax hadir sebagai solusi keterbatasan akses pada Wifi yang dirancang hanya untuk pemakaian dalam ruang, " urai Arwadi.

Saat ini kata Awardi, sudah banyak warga Metro Makassar yang masuk dalam waiting list. Bahkan katanya, beberapa orang meminta supaya segera dipasangkan jaringan Wimax. Beberapa tenant di Graha Pena ini sudah masuk daftar tunggu. "Kami belum bisa segera memenuhi keinginan mereka karena kami mau launching dulu, tapi kami akan prioritaskan siapa terlebih dahulu melakukan registrasi itulah yang kami dahulukan, dan akan mendapatkan beberapa kemudahan serta keuntungan selama bulan promosi " Arwadi menjelaskan.

Diakui, kalau kehadiran Wimax di Makassar berkat kerjasama dilakukan dengan Join Indonesia untuk memegang lisensi pemasaran mengcover area Sulawesi. Aliansi dilakukan katanya, semata-mata ber tujuan memberikan solusi tepat kepada setiap pengguna internet yang menginginkan kecepata tinggi. (mus/fmc)

Blog ini sedang mengikuti Kontes SEO : Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia
Baca Selengkapnya -

2 Miliar Populasi Dunia Online di 2010

VIVAnews - Sepertiga populasi dunia akan berhubungan dengan Internet alias online pada akhir tahun ini. Hal itu dipaparkan oleh International Telecommunications Union (ITU) pada laporan terbaru di website resminya.

Dikatakan jumlah pengguna Internet secara global meningkat dua kali lipat dalam lima tahun terakhir, dan akan menyentuh tonggak dua miliar pengguna pada akhir tahun 2010.

Hari ini, ITU melaporkan hampir 1,6 miliar populasi dunia sudah terakses ke Internet dari rumah, meningkat 200 juta dibandingkan akhir tahun 2009.

Diketahui pula 226 juta pengguna Internet baru tercatat pada 2010. Menariknya, sekitar 162 juta di antaranya berasal dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Diperkirakan pada akhir tahun 2010, 21 persen populasi di negara berkembang akan tersambung dengan Internet, dibandingkan 71 persen populasi di negara-negara maju.

Berbicara negara-negara maju, ITU mengatakan dua pertiga populasinya di dunia telah tersambung dengan Internet dari rumah.

"Akses broadband menjadi katalisator pertumbuhan ini," ujar Hamadoun Toure, sekjen ITU, yang dikutip VIVAnews dari TG Daily, Kamis 28 Oktober 2010.

"Broadband adalah titik krusial selanjutnya, teknologi transformasi akses Internet masa depan. Ini dapat menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan dan produktivitas, dan mendukung daya saing ekonomi jangka panjang," tuturnya.

"Tak cuma itu, broadband juga menjadi alat paling kuat yang kita miliki untuk berlomba-lomba menuju Millenium Development Goals lima tahun ke depan," tandas Toure.

Pada akhir tahun 2010, ITU memperkirakan penetrasi broadband secara global akan menyentuh delapan persen dari populasi. Sayang, penetrasinya di negara-negara berkembang masih rendah, hanya 4,4 pelanggan dari 100 penduduk. Dibandingkan negara maju ada sekitar 24,6 pelanggan.

• VIVAnews



Blog ini sedang mengikuti Kontes SEO : Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia
Baca Selengkapnya -